Tuesday, September 15, 2015

Berhalusinasi

5:46 AM 0 Comments
Pernahkah kalian berhalusinasi? Terkadang orang yang sedang sakit mengalaminya. Dan saya juga pernah mengalaminya. Tepatnya bulan ramadhan dua tahun yang lalu. Saya jatuh sakit. Sampai-sampai tidak bisa ikut berpuasa. Jadi, badan saya rasanya remuk. Kaki pegel semua kalau habis tidur. Rasanya seperti habis main film action. Mafia gitu...kejar-kejar-an. Saya seperti tawanan yang tiada henti diburu oleh agen-agen rahasia. Bahkan ketika saya tidak sengaja terbangun di tengah malam rasanya badan saya memang remuk. Capek sekali. Dan ketika saya bangun itulah yang saya ingat. Untuk bisa tidur lagi pun saya membuat diri saya berjaga-jaga agar tidak dikejar oleh agen-agen rahasia itu. Setidaknya saya tidak menjadi tawanan yang tiada henti diburu. Begitulah halusinasi gila saya ketika saya sakit. Saya tidak mengerti kenapa bisa begitu. Hahaha. Berasa syuting The Raid malah. Hahaha. Bak-buk-bak-buk. Capek semua.

Baper Total di Instagram

5:28 AM 0 Comments
Baper. Ya istilah yang cukup kekinian. Baper alias bawa perasaan. Kalau sebelumnya saya bisa dibilang seperti Galau Maksimal di Facebook, kalau di instagram bisa dibilang saya itu Baper Total. Huaaa.... semua itu gara-gara drama “Oh My Ghost”. Dibikin baper sama cute couple chef-nim & Na Bong. Kyaaa~~~
Jadi, di instagram saya posting-posting screencaps drama ini. Lha mau gimana lagi... kangen ih.... chef~ah~chef~..*manggil chef ala Na Bong huehehe*. Dramanya sudah selesai tapi saya semacam belum rela saja kalau sudah selesai. Andwae.....

Sebenarnya ketika dramanya masih ongoing saya juga beberapa kali sudah memposting screencaps drama ini di instagram saya. Biasanya saya ambil screencaps yang saya suka sama drama line nya alias dialognya. Jarang sih kalau share moment yang terlalu romantis gitu. Hehehe. Jadi, saya itu seperti melakukan screencaps confession. Dimana saya membuat caption tentang apa yang saya rasakan...berbau curhat colongan alias curcol sih lewat screencaps itu. 
Yang penasaran bisa cek saja ke instagram saya. Search saja @ainacalm. Itu nama akun instagram saya.  Oiya saya sekarang sedikit menahan diri untuk tidak mencari berita tentang cast “Oh My Ghost”. Saya takut jatuh semakin dalam. Huehehehe. Video Fan Meeting nya yang di Singapura saja saya belum berani nonton. Takut hati saya berteriak kegirangan. Belum lagi mengunjungi forum soompi yang membicarakan tentang drama ini. Disana saya akan bertemu dengan orang-orang yang sama dengan saya. Orang-orang yang susah move on dari drama ini. Dari cute couple ini.

Saturday, September 12, 2015

Jangan Maklum Dengan Pikun

12:08 PM 0 Comments
Jangan maklum dengan pikun. Begitulah tagline yang saya dengar ketika saya menonton Kick Andy pekan lalu. Tema yang diambil adalah tentang dimensia alzheimer atau yang lebih dikenal dengan pikun. Pembahasannya cukup menarik.

Sewaktu saya menonton itu saya menyadari kalau di lingkungan, orang-orang lebih sering memandang permasalahan ini dari sudut pandang keluarga si penderita pikun itu sendiri. Orang-orang merasa kasihan dengan mereka yang harus mengurusi orang yang menderita pikun. Orang-orang tidak melihat bagaimana si penderita pikun ini sendiri juga benar-benar menderita. Ya coba bayangkan saja, ingatan demi ingatan lama-lama terkikis. Jadi lupa siapa dirinya serta orang-orang terdekatnya. Dan kalau di lingkungan memang belum ada deteksi dini dalam hal ini. Tahu-tahu orangnya sudah pikun saja. Di Kick Andy dibilang kalau penyakit ini tidak ada obatnya jadi hanya bisa untuk memperlambat prosesnya.

Tetangga saya dulu pernah ada yang menderita pikun. Orangnya sudah sepuh. Dan sedikit menakutkan karena dia setiap hari pengennya jalan-jalan keluar rumah. Padahal jalannya sudah sempoyongan. Pernah suatu ketika tiba-tiba masuk ke rumah saya sendiri mencari nenek saya. Padahal nenek saya sudah meninggal cukup lama. Terkadang juga dia menanyai saya. Saya langsung takut sendiri. Ya begitulah keluarganya jadi sangat kerepotan untuk mengurusinya.

Kalimat Sedih

12:07 PM 0 Comments
Karena aku tak tahu kalau kamu begitu

(dalam hati) please jangan sampai ada yang bilang "sempurna"

beberapa saat kemudian

"sempurna"

gubrak!

please atuh ini bukan lagunya Andra and the back bone.

Ini juga bukan kalimat pujian.

Karena ini adalah kalimat sedih.

Yang memang cukup berhenti sampai di situ.

Gombalan dan Komentar

12:06 PM 0 Comments
Kok nggak pernah ngegombal sih?
Jangan. Nanti kamu jatuh terlalu DALAM.
Kok nggak ikutan memberi komentar sih?
Nggak ah. Nanti dianggap terlalu TAJAM.
Kok bisa gitu?
Karena itu kamu?
Nah itu tahu. Jadi serba salah deh jadi saya ini.


***
Kadang suka ketawa membaca gombalan-gombalan yang orang tulis di media sosial untuk pasangan asli mereka maupun untuk para bias mereka. Tapi, apa mau dikata karena ini adalah saya, saya tidak bisa seperti itu. Saya bisa juga seperti itu tapi sekali lagi karena mereka tahu itu saya urusan jadi heboh.

Ini sebenarnya salah saya apa? Saya tidak pernah merasa famous dan menjadi perhatian orang-orang. Tapi, tiap kali ada yang dekat dengan saya ada saja orang yang seperti tidak suka. Saya sendiri kan malah jadi tidak enak hati. Rasanya seperti saya ini punya masyarakat saja atau tukang pembuat salah paham. hehehe.
Bahkan ada juga yang sempat bilang ke saya kalau dia mau menjaga jarak dengan saya karena merasa tidak nyaman dengan kabar yang beredar di sekitar. Haduh dasar yang suka bergosip ria. Pada tidak berpikir apa saya sebagai korban bahan gosip???

Itu saja saya tidak menggombal kata-kata apapun. Hanya dengan sikap saya saja sudah jadi heboh begitu. Lha apalagi kalau saya tiba-tiba nyeletuk seperti menggombal gitu. Makin ruwet deh urusannya. Makanya saya tidak bisa atau lebih tepatnya memilih untuk tidak melakukan itu. Dan kenapa saya bilang 'DALAM'? karena saya rasa saya dalam membuat kata-katanya cenderung berbeda. Seperti memperhatikan benar-benar diksinya. Ada yang bilang introvert itu orangnya romantis. Ya begitulah ada benarnya juga kali. btw, ehm... saya ini introvert.

Bingung juga. Saya merasa biasa saja dan tidak serius tapi tanggapan orang malah sebaliknya. Saya dikira serius jadi komentar saya dinilai terlalu tajam. Pedas gitu maksudnya?? I don't know.

Intinya sih kalau saya jadi hati-hati dalam bercanda yang ada sangkut pautnya dengan hati. Karena kata-kata saya yang terlalu dalam dikhawatirkan akan membuat orang jatuh terlalu dalam. huehehe. Yang jadi kerepotan saya sendiri juga. Dan dalam memberikan komentar juga saya harus sangat berhati-hati karena dikhawatirkan akan membuat orang terlalu benci dengan saya karena mereka pikir komentar saya terlalu tajam. Bingung juga kan? Why so seriuous? I'm not that serious.