Sunday, November 18, 2018

15november2018

8:23 PM 0 Comments
Saya agak telat menulis ini karena beberapa hari yang lalu masih merasa kecapekan. Sebenarnya bingung juga mau nulis apa karena keadaan saya masih seperti ini aja. Tapi, saya tetap merasa bersyukur saya masih diberi hidup oleh Allah. Semoga hidup saya berkah. Khawatirnya panjang umur tapi malah cuma bikin dosa bukannya bermanfaat buat yang lain.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap mendekati ulang tahun saya pasti memikirkan suatu keinginan. Maksudnya untuk tahun ini ulang tahunnya ngapain ya.. mau apa ya. Dan saya sempat berpikir untuk membeli kaos bergambar karakter Marvel sebagai kado buat diri saya sendiri. Sudah sempat liat-liat kaos-kaosnya di online shop tapi ya rencana memang tinggal rencana. Saya nggak jadi beli. Project saya yang lain adalah saya ingin mengkhatamkan Al Qur’an. Alhamdulillah tercapai. Saya mulai sekitar akhir bulan September dan khatam dua hari sebelum hari ulang tahun saya. Saya baca rutin tiap harinya dua kali yaitu setelah Subuh dan Maghrib. Saya terinspirasi dari seseorang yang saya sering membaca tumblrnya. Dia seorang santri dan di salah satu postingannya dia bercerita kalau dia menyambut hari kelahirannya dengan muroja’ah hafalan Qur’an bersama dengan temannya. Berhubung saya belum hafal Al Qur’an 30 Juz jadi saya mengkhatamkan Al Qur’an dengan membacanya. Semoga saya bisa sepertinya yang hafal Al Qur’an 30 Juz. Aamiin.
(Duh, saya nulis begini jadi khawatir nanti dibilang berarti kamu ngelakuin itu bukan karena Allah dong?! Ya karena Allah. Biar lebih dekat sama Allah dan sebagai wujud rasa syukur masih diberi hidup sampai dengan usia saya sekarang)
Saya merasa sedih karena saya merasa terlupakan. Karena nggak ada satupun yang ingat ulang tahun saya. Yang nge-notice ulang tahun saya cuma Twitter. Hehehe. Saya dikasih balon-balon terbang. Tapi, ya sudah sih nggak apa-apa. Karena sekarang ini semuanya sudah sibuk dengan kehidupannya masing-masing.
Do’a saya: Ya Allah… tolong bantu saya… *nangis* pengen dapat kerjaan Ya Allah…

Friday, August 31, 2018

Orang-Orang

4:53 AM 0 Comments
Dulu saya pernah menulis: “Kita hidup di dunia bertemu dengan banyak orang. Beberapa diantaranya menjadi dekat dan beberapanya lagi hanya sekedar lewat”. Dan saat ini saya sedang merasa “Oh ini ya ternyata maksud perjumpaan saya dengan orang ini. Padahal saya bukan tipe orang yang mudah dekat dengan orang lain. Dan saya dekat dengan orang ini pun karena teman saya” hingga kita bertiga terlibat dalam suatu hal. Intinya dari perjumpaan itu sekarang sudah jadi seperti ini. Dan saya merasa lebih gilanya adalah sekarang ini saya berada di usia dimana adalah usia dari orang itu ketika pertama kali kami bertemu.

Ada juga yang saya pikir akan tetap berkomunikasi selepas kelulusan, ternyata tidak begitu. Hahaha. Kalau soal kesibukan di kehidupan masing-masing saya bisa mengerti tapi ini seperti dia berubah. Atau saya yang terlalu melebihkan dia? Saya yang mengirim pesan dia duluan. Itu juga komentar atas stories yang dia bagikan. Bukan memang mengirim pesan terlebih dulu dan membawa ide topik buat dibahas dari diri sendiri. Tapi, komentar pun kadang masih tidak dibalas juga. Hahaha. Entahlah. Di sisi lain. Ada juga yang saya pikir tidak akan menjaga komunikasi eh ternyata malah tetap bisa berkomunikasi sampai sekarang. Padahal dulu tidak pernah satu kelas. Jadi mungkin bukan yang kenal-kenal banget.

Saya juga merasa kehilangan kenalan-kenalan yang saya dapat dari social media. Saya tidak tahu mungkin dia menonaktifkan akun Facebook nya. Soalnya saya cari tidak ada. Entah apa kesibukan dia sekarang.Entah lanjut study S2. Apa masih menjadi freelancer translator. Atau bahkan apakah dia sudah menikah? Saya tidak tahu lagi kabarnya. Ada juga kenalan yang sekarang jadi beralih sampai saya follow di instagram. Tapi, ya gitu… sekarang jadi canggung kalau berkomunikasi. Hahaha. Entahlah, saya juga jarang buka instagram. Padahal dulu jaman Facebook-an bareng sering chat ngobrol soal study dan lain-lain.

Selain tentang orang lama. Ada juga orang-orang baru yang membuat saya merasa sedikit down. Karena mereka berhubungan dengan tempat dimana saya pernah disana. Tentu saya rasa posisi mereka lebih baik dari saya. Ya gitulah. Pahit! Tapi, lebih seperti sedikit kejutan tak terduga. “eh? Lho kok?”



Selasa, 28 Agustus 2018

18:39

Hidup Episode Sedih

4:51 AM 0 Comments
Ini seperti hari bertemu hari dan melewati saya. Bukan saya yang melewati hari demi hari. Iya, rasanya cepat sekali. Seakan hari yang sama bertemu di pecan yang berbeda itu rasanya begitu cepat. Dan tahu-tahu tua. Iya kan. 

Kurang lebih begitulah yang saya rasakan. Dan selama ini saya seperti tidak melakukan banyak hal tapi banyak kejadian yang sudah terjadi di hidup saya. Banyak sedihnya. Mungkin berawal sekitar akhir Desember 2017. Bapak sakit. Tangan kanan dan kaki kirinya kaku. Dicek tingkat kadar gula darah, tekanan darah, dan asam urat lumayan tinggi. Bapak juga jadi berhenti kerja dan istirahat di rumah. Sampai sekarang masih kaku jadi kesulitan buat berjalan normal dan makan pakai tangan kanan. Lebaran kemaren Saudara-saudara bapak dari luar kota datang berkunjung. Sedihnya, pada lebaran tahun sebelumnya Bapak itu kesehatannya masih baik-baik saja. Semoga lekas sembuh ya Bapak. 

Masih di kisaran waktu yang sama, Budhe saya masuk rumah sakit. Beliau jatuh pingsan di tempat kerjanya dan dilarikan ke rumah sakit. Terkena stroke. Sampai sekarang hanya bisa terbaring di tempat tidur. Semoga lekas sembuh ya Budhe.. 

Sekitar akhir April 2018, Pak Dhe saya (Suami Budhe saya yang sakit) meninggal. Iya, rasanya begitu tiba-tiba. Banyak orang pun tidak menyangka kalau Pak Dhe akan pergi secepat itu. Apalagi orang-orang taunya Budhe saya yang sakit. Pak Dhe saya sempat dirawat di rumah sakit selama beberapa hari sebelum akhirnya beliau memaksa minta pulang. Beliau sakit bagian organ dalamnya. Saya sebenarnya kurang tau juga sih. Tapi, Pak Dhe saya ketika dirawat di rumah sakit sempat sampai tranfusi darah juga. Rasanya sedih. Apalagi kadang ketika saya melalui suatu jalan dimana biasanya saya menyapa Pak Dhe saya ketika kami bertemu disana. Rasanya aneh. Dulu beliau ada disana dan sekarang sudah tidak ada lagi di dunia ini. Semoga tenang disana ya Pak Dhe. Al Fatihah. 

Saya lupa sekitar bulan apa, tapi Bulek (Adiknya Bapak) ternyata harus menempuh operasi di kakinya. Kurang paham juga sakitnya apa. Alhamdulillah sekarang beliau sudah bisa masuk kerja lagi. 

Dari kejadian-kejadian yang terjadi di hidup saya, saya jadi semakin menghargai kesehatan. Jadi ingat “Sehat sebelum Sakit. Muda sebelum Tua”. Jangan mentang-mentang masih muda lantas pola hidup semaunya sendiri. Kalau sudah dibiasakan sedari muda menjaga kesehatan Insya Allah hasilnya akan baik (setidaknya tidak aka nada ruginya kan?). 

Dan kematian adalah suatu kepastian. Karena semua yang bernyawa pasti akan mati. Jadi harus mempersiapakan diri. Kita tidak akan pernah tahu kapan kita akan mati. Dunia ini hanya sementara. 

Sabtu, 25 Oktober 2018
12:26



Wednesday, April 18, 2018

Menang Giveaway

5:18 AM 0 Comments
Sebenarnya saya jarang sekali maen instagram. Selain makan kuota kadang juga bingung mau ngapain. Hehehe. Tapi, beberapa waktu yang lalu saya iseng ikut giveaway yang diadakan oleh distro yang menjual atribut anime yang saya follow akunnya di instagram. Sesi itu berhadiahkan Hoodie Kaneki Ken dari anime Tokyo Ghoul. Beneran nggak sengaja karena postingannya muncul di timeline. Saya baca captionnya intinya kalau mau ikutan harus menjawab pertanyaan plus ngetag seorang teman dan nggak lupa kasih hashtag yang sudah ditentukan. Pertanyaannya waktu itu tentang anime Full Metal Alchemist. Berhubung saya tahu jawabannya berpatisipasilah saya melalui kolom komentar. Yang ikut sudah banyak.
Di lain hari masuklah notifikasi dari instagram yang tampil di smartphone saya. Pas saya buka ternyata akun instagram saya di tag oleh instagram distro tersebut dan memberitahukan kalau saya pemenang giveaway nya. Dan saya diminta buat men-DM untuk mengisi format pengiriman hadiah. HUAAAAA…. Sungguh nggak nyangka banget. Saya bahkan sampai bertanya ke kakak saya “INI BENERAN SAYA MENANG? DAPAT HOODIE GRATIS?” Saya lalu mengirimkan DM. Sebenarnya saya sempat takut kalau kemenangan saya ini dibatalkan karena saya lama mengirim DM nya. Gimana nggak lama? Notofikasi dari Instagram mereka baru masuk dua jam setelah postingan mereka. Beruntungnya nggak dianulir.
Hoodie yang dinanti nggak kunjung sampai di rumah padahal sudah ada hampir seminggu setelah saya melengkapi formulir dari mereka. Padahal jarak distro mereka dengan tempat tinggal saya nggak begitu jauh juga. Estimasi biasanya itu pengiriman 2-3 hari sudah sampai. Akhirnya saya memutuskan buat mengirim DM menanyakan kenapa nggak kunjung sampai kiriman hadiahnya. Eh mereka bilang lupa karena lagi sibuk ada event kemaren. Sehari setelah DM itu akhirnya hadiahnya sampai rumah juga. Saya senang. Hehehe.
Rasanya Alhamdulillah banget. Sesuatu yang sudah semenjak lama kamu inginkan, tapi belum bisa punya karena nggak punya uang buat beli. Eh sekarang bisa punya tanpa harus mengeluarkan uang sama sekali. Iya, dari dulu pengen punya atribut anime entah kaos, tas, maupun jaket/hoodie. Dulu suka liat-liat di shopee maupun di instagram. Sampai follow akun mereka yang jualan. Dan sekarang dapat hoodie Kaneki Ken dari Tokyo Ghoul yang dulu termasuk dalam list yang pengen punya hoodie itu.
Berikut foto hoodie Kaneki Ken nya:

Jaket Hoodie Kaneki Ken - anime Tokyo Ghoul 
Selasa, 17 April 2018
16:29

Sunday, March 4, 2018

Sebuah Laptop Dalam Riwayat

5:17 AM 0 Comments
4 Desember 2010. Berarti kalau sekarang 2018, sudah ada 7 tahun lebih laptop saya mendampingi saya. Arigatou…. Laptop ini sebenarnya laptop kakak. Ya karena yang beli dia. Yang bayar dia. Tapi, yang pakai saya. Saya menempuh pendidikan di jurusan IT. Jadi, awal-awal dulu belum punya laptop dan hanya memakai computer Pentium 3 di rumah. Nah, waktu computer sering rusak akhirnya diputuskanlah untuk membeli sebuah laptop. Spesifikasinya core i3 dan HD 500GB. Sebelum punya laptop, saya sering meminjam laptop teman atau laptop temannya kakak.
Saat ini rasanya laptopnya sudah sepuh saja dan mau pensiun. Hehehe. Lha mau bagaimana lagi sudah “bedah” sana – “bedah” sini. Saya rasa pernah saya ceritakan juga di blog saya ini kalau laptop saya ini pernah kehujanan. Gara-gara itu HD rusak. Dan harus ganti. Keyboard nya juga lumpuh separuh. Yang sebelah kiri sudah nggak berfungsi. Eh tapi, sekarang hampir menyeluruh sih sepertinya. Layar juga diganti. Nggak tahu kenapa pas saya pakai internetan, tiba-tiba layar jadi blur gitu. Saya bawa ke servisan dan disarankan buat ganti. Ya sudahlah. Rasanya ingin menangis waktu itu. Butuh dana banyak soalnya. Sampai-sampai saya harus pinjam uang kakak perempuan saya. Belum lama ini, laptop masuk servisan lagi karena mendadak susah dibuka. Kalau dipaksa buka takut patah. Dan orang servisan malah bilang engsel laptop patah. Mengeluarkan beberapa rupiah lagi dengan hasil yang sebenarnya saya bingung. Karena layar laptop saya nggak begitu rekat kayak laptop-laptop yang seharusnya. Kalau laptop teman saya yang merk serta seriesnya sama dengan saya justru yang rusak terlebih dahulu adalah chargernya. Kalau charger saya, masih aman-aman saja. Alhamdulillah. Tapi, sebenarnya sudah semenjak lama harus dipas-in gitulah. Diutak-atik. Baterainya juga sudah rusak. Laptopnya nggak bisa hidup lama kalau tanpa nyolok charger.
  
  Kamis, 01 Maret 2018
  11:20