Thursday, November 1, 2012

KETIKA AKU MENYUKAIMU

9:38 AM 0 Comments

AKU MERASA SENANG KALAU AKU MELIHATMU.
DAN KETIKA UNTUK BEBERAPA WAKTU AKU TIDAK BISA MELIHATMU,
AKU INGIN BISA MELIHATMU.

AKU TAHU PASTI
AKU TIDAK AKAN TAHU APA YANG AKAN AKU KATAKAN PADAMU
TAPI, AKU BENAR-BENAR MERASA AKU INGIN BICARA DENGANMU
DUDUK DI DEKATMU
DAN MENDENGAR SUARAMU

Kamis, 01 November 2012
00:04

EH KOK BENAR YA...?!

9:37 AM 0 Comments

Sebagai hasil dari pengalaman masa kecil yang negatif, menyakitkan, dan memalukan, kita menjadi takut untuk ambil bagian, takut untuk mengejar sesuatu yang benar-benar kita inginkan dan dambakan. Kita menjadi takut akan penolakan, kelihatan tolol, kehilangan muka, dan diserang serta disakiti oleh orang lain. Rasa takut ini menyebabkan kita menjadi pasif.
EH KOK BENAR YA?! LOL.
Mengutip dari buku Quantum Writing yang pernah saya baca.
Buku yang saya pinjam dari perpustakaan di kampus saya setahun yang lalu.

Rabu, 31 Oktober 2012
23:59

MENDOMINASI

9:37 AM 0 Comments

Suatu pagi saya pernah menonton suatu acara motivasi. Pokok bahasan yang sedang diangkat adalah tentang karakter diri. Kemudian motivator di acara tersebut bertanya kepada pembawa acara tentang karakter dirinya –dia seorang perempuan. Pembawa acara tersebut menjawab kalau salah satu karakter dirinya adalah mendominasi. Ya, dalam obrolan atau perkumpulan dia selalu mendominasi. “Gila”, batin saya dalam hati. “Timpang banget sama saya”, komentar saya –masih tetap dalam hati. Ya, selama ini saya berpikir kalau di dalam kelompok saya itu seperti mati. Hahaha. Tidak terlihat. Makanya kalau sampai saya terlihat mendominasi bakalan SUPER banget rasanya. Hahaha. Selama ini entah mengapa saya merasa kalau saya mencoba untuk turut ikut menyumbangkan suara tidak ada yang mendengarkan saya. Mungkin cerita saya tidak menarik. Ekspresi yang saya dapatkan dari mereka sangat berbeda ketika orang lain yang sedang bersuara.

Rabu, 31 Oktober 2012
23:46

MALAM MINGGU DAN RENCANA MASA DEPAN

9:36 AM 0 Comments

Hi guys... What’s are you doing when Saturday night comes?
Anak muda biasanya menjalankan “dinas” mereka. Itu untuk mereka yang tidak jomblo. Untuk yang jomblo kalau yang cowok mungkin di rumah atau kumpul bareng sama teman-teman sesama cowok jomblo buat nonton bola. Kalau yang cewek jomblo mungkin menghabiskan waktu malam minggu mereka dengan nonton televisi atau DVD drama korea. Hahaha. Whatever! I don’t know! Oiya, di depan tadi saya bilang “dinas” paham kan maksudnya? Hehehe. Maksud saya adalah apel ke rumah pasangannya.
Seorang teman pernah bertanya pada temannya, “Apa pacaran itu kegiatan yang positif?”
“Ya. Positif. Kalau buat orang yang udah ngebet nikah. Mikirin masa depannya yah itu. Yang udah mikir mencari jodohnya. Kalau buat orang yang mikir kalau masa depan itu bukan yang itu yah beda lagi. Nikah nanti juga ujung-ujungnya emang nikah. Semua orang juga punya arah ke situ. Tapi, jarang yang mikir kalau pengen sukses. Bener-bener sukses sebagai tujuan dari masa depannya. Apalagi sukses di usia muda”,terang temannya.
That’s it! Apa yang kalian pikirkan dengan kata “MASA DEPAN”? Apakah “menikah” adalah hal yang pertama kali terlintas di pikiran kalian? Saya rasa tidak bukan?
Percaya atau tidak. Dari kebanyakan anak muda yang suka meng-agenda-kan malam minggu mereka untuk pergi “dinas” atau sekedar nongkrong bareng dengan teman-teman mereka, ada anak muda yang justru menghabiskan malam minggunya hanya di kamar kosnya untuk merencanakan masa depannya dengan belajar atau sekedar mengerjakan proyeknya. (that’s true!!).
Catatan: Tidak ada maksud tertentu dari tulisan ini. Saya hanya membagi sedikit cerita yang mungkin saja bermanfaat. Hehehe.

Rabu, 31 Oktober 2012
23:28

RINDU PAGI

9:33 AM 0 Comments

Rasanya aku sangat merindukan pagi. Aku rindu udara pagi. Aku rindu dinginnya pagi. Aku rindu melihat langit kala pagi. Aku rindu butir embun pagi. Rasanya aku sudah lama melewatkan semua itu karena larutku dalam tidur babak keduaku. Hahaha. Tidur malamku yang sangat terlambat membuatku sering masih merasa mengantuk ketika aku bangun pagi. Waktu seakan berjalan tidak pas. Aku bangun lebih pagi dari suasana pagi yang aku rindukan. Hingga aku memutuskan untuk melanjutkan tidurku seusai menjalankan kewajibanku pada Sang Pencipta sebagai makhluk ciptaan-NYA. Tidak bagus memang – Tidur babak kedua. Hehehe. Tapi, mau bagaimana lagi masih ngantuk. Ceritanya malah jadi kemana-mana. Padahal intinya Aku Rindu Suasana Pagi Hari.

Rabu, 31 Oktober 2012
23:12