Sunday, November 15, 2020

15november2020

8:43 PM 0 Comments

Halo na…

Happy birthday ya…

Terima kasih buat masih bertahan sampai saat ini.

Nggak nyangka udah memasuki umur 20-an akhir ya…

Tolong tetap hidup ya… *cry*

Oiya buat ultah tahun ini ada kado ultah ya…

Tapi maaf nggak bisa tepat pas hari ultah karena kadonya harus PO dulu.

Hehehe.

Berhubung lagi suka sama haikyuu, kadonya masih seputar haikyuu ya…

Sekali lagi happy birthday ya…

Sehat selalu. Semoga apa yang diinginkan bisa terwujud. Aamiin.

Mari bahagia. Jangan sedih terus ya…

 

Catatan: lama banget nggak nulis. Jadi maaf kalau tulisan buat ultah tahun ini konsepnya kayak gini. kayak nulis surat buat diri sendiri (nggak kayak tahun-tahun sebelumnya yang biasanya masih berupa paragraf gitu. Hehehe)

 

Minggu, 15 November 2020 

20:25

Friday, November 15, 2019

15november2019

10:32 AM 0 Comments

Rasanya mungkin postingan ini jadi postingan satu-satunya di tahun ini di blog ini. Hehehe. *edit* setelah cek blog ternyata ini postingan kedua di tahun ini. Maaf ya soalnya lama ga nengokin blog ini. Dan saya bingung harus cerita apa, karena hidup saya masih kayak gini-gini aja. *uhuk* berantakan *uhuk* Seperti tahun-tahun sebelumnya, saya selalu punya keinginan buat dilakukan dalam rangka menyambut hari kelahiran. Untuk tahun ini sepertinya semuanya nggak terealisasikan. Hehehe. Saya sempat dilema dengan birthday project saya buat tahun ini. Iya, pengen ngedit foto disusun biar membentuk hati (love) gitu tapi kok rasanya alay/cringe/cheesey ya karena saya sudah cukup berumur. Hahaha. Mana rencana mau diupload di instagram lagi. Hahaha. Semalam sudah mencoba buat ngedit tapi akhirnya saya urungkan niat saya itu. Hahaha. Selain karena alasan di atas yak arena saya nggak punya banyak stok foto. Hahaha. Anaknya jarang foto-foto sih.

Yang kedua sebenarnya pengen sebelum hari ulang tahun mau ngehafalin asmaul husna. Jadi pas ulang tahun sudah hafal gitu. Tapi, nggak terealisasikan juga. Tapi, rasanya bakalan tetap melanjutkan buat merealisasikannya selepas ulang tahun. Semoga terealisasi! Tolong beri hamba kemudahan dalam menghafalnya Ya Allah. Aamiin.

Semakin berumur, sebenarnya semakin gimana gitu ya sama momen ulang tahun. Seperti bukan menjadi sesuatu yang harus dihebohkan ketika masih kecil atau masih remaja. Hehehe. Dan ya udahlah kalau semakin nggak ada yang ingat juga. Hahaha. Seperti biasa yang menotice ulang tahun saya itu Twitter. Hahaha. Thank You. Dapat balon-balon terbang. Hehehe.

Dan saya cuma mau bilang: “Happy Birthday Na… nggak kerasa ya bisa nyampe sejauh ini. Terima kasih sudah bertahan hidup sampai sejauh ini. Please keep alive. Bagaimanapun keadaanmu. Semoga cepat membaik. Mari Bahagia”



Jum’at, 15 November 2019
10:30

Friday, January 4, 2019

Duka

6:20 AM 0 Comments
21 Desember 2018. Siang itu di hari Jum’at saya belum sampai menyendokkan makan siang saya ke mulut saya, anak kecil depan rumah datang menemui saya dan mengabari saya untuk segera ke rumahnya karena budhe saya kritis. Saya batal menyantap makan siang saya dan memutuskan menyimpannya dulu. Saya segera ke rumah budhe.
Di rumah budhe, saya melihat wajah budhe sudah pucat. Menantu kedua budhe membimbing budhe untuk menyebut asma Allah. Sementara anak bungsu budhe membacakan yasin di sebelah budhe terbaring. Saya sendiri lantas dimintai tolong untuk memanggil anak sulung budhe. Seingat saya orangnya ada di rumah karena sudah pulang dari menyopir luar kota-an. Ternyata anak sulung budhe tidak ada di rumah. Dia pergi entah kemana. Yang ada hanya putranya. Lalu putranya dikabari untuk segera mencari bapaknya karena kondisi budhe yang sudah kritis.
Saya kembali ke rumah budhe. Budhe seperti sudah mau pergi untuk selama-lamanya. Anak kedua budhe meminta tolong saya untuk memanggil tetangga saya yang biasanya menggali kubur untuk warga desa yang meninggal. Baru saya mau jalan ke rumah beliau, beliau sudah berjalan ke arah rumah budhe saya. Saya pun menyampaikan kondisi budhe saya. Beliau sempat bertanya apa budhe saya sudah tidak ada? Saya gugup menjawab dengan tidak jelas. Karena saya juga bingung saya belum tahu pastinya. Saya pun masuk kembali ke rumah budhe dan pukul 2 siang budhe sudah tidak lagi bernafas. Budhe pergi menghadap Allah. Meninggalkan dunia ini untuk selama-lamanya. Tangis saya pun pecah. Begitu juga dengan semua orang yang ada disana. Saya lalu mencoba untuk menenangkan diri saya sembari mengabari semua kakak saya dan juga mama saya. Kalau bapak sudah saya kasih tau ketika saya mau ke rumah budhe, saya bilang kalau budhe kritis. Saya pun menenangkan anak kecil (cucu budhe) yang masih terus menangis.
Budhe dimakamkan sekitar pukul 8 malam.
Ya Allah ampunilah segala dosanya. Terimalah amal ibadahnya.
Lapangkanlah kubur beliau. Aamiin.
Sebenarnya kami bingung. Sebelum meninggal kondisi budhe saya ini sakit kurang lebih memang hampir setahun. Budhe jatuh sakit di sekitar desember 2017 dan meninggal di desember 2018. Selama sakit itu fisiknya jadi mengurus. Dan beliau hanya bisa berbaring di kasur. Kata orang kalau sakit lama begitu itu kasihan yang sakit dan kasihan yang merawat. Tapi, walau sakit begitu kan yang sakit itu masih hidup dan rasanya tidak etis kalau mendo’akan untuk meninggal. Dan sebagai yang masih hidup dan sehat harus membantu merawatnya. Saya kerap menengok budhe dan membantu menjaganya ketika pagi. Rasanya sedih.
Kehilangan itu pasti. Tapi, Kami ikhlas.
Selamat Jalan Budhe…
 
  Kamis, 03 Januari 2019
  10:54

Monday, December 31, 2018

2018 Dalam Cerita: Asian Games 2018

10:51 AM 0 Comments
Saya tahu sangat telat untuk menulis tentang ini. Hahahaha. Tapi, ini memang sudah saya rencanakan untuk menulis tentang momen ini di penghujung tahun 2018. Yak, sebentar lagi sudah akan ke tahun 2019.
Bagi saya, Asian Games 2018 di Indonesia akan menjadi momen yang tidak akan terlupakan seumur hidup saya. Saya tahu tentu saya bukan orang yang berperan langsung seperti menjadi atlet atau relawan, melainkan hanya menjadi penonton di rumah tapi tetap saja saya merasa bangga dengan Indonesia. Saya pun merasa menjadi bagian dari sejarah di mana di tahun 2018 Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games dan Alhamdulillah sukses.
Selain Indonesia telah berhasil menjadi tuan rumah yang baik. Prestasi para atlet pun mengagumkan, bisa melebihi target yang diberikan. Upacara pembukaan serta penutupannya pun fantastis. Sampai-sampai disorot oleh media luar negeri. Tapi memang lho… upacara pembukaan World Cup saja tidak sekeren upacara pembukaan Asian Games 2018. Hehehe.
Untuk upacara penutupan ada beberapa bintang tamu dari luar negeri. Karena Kpop gaungnya masih sangat kuat di Indonesia ada dua boyband asal Korea Selatan yang turut mengisi acara. Ada iKON dan Super Junior. Nah, yang menarik perhatian saya adalah kalau Super Junior saya rasa sudah banyak yang tahu. Kalau iKON ini justru malah seperti menarik orang yang awalnya tidak suka Kpop jadi mencoba mencari tahu. Mana cowok-cowok jadi muter lagu mereka yang “Love Scenario” Hahaha. Sebenarnya menurut saya sendiri, lagu-lagu untuk Asian Games 2018 yang dinyanyikan oleh para  penyanyi Indonesia juga bagus-bagus.
Oiya, saking meriahnya pas nonton di tv itu kembang api di atas GBK banyak sekali sampai terlihat seperti GBK nya terbakar. Hehehe. Keren! Keren! Keren! Ada seorang teman saya yang fansnya Super Junior bisa menonton langsung di GBK. Pasti seru bisa merasakan euphoria bangsa Indonesia akan Asian Games 2018 langsung di GBK.
 
  Selasa, 04 Desember 2018
  14:58

Sunday, November 18, 2018

15november2018

8:23 PM 0 Comments
Saya agak telat menulis ini karena beberapa hari yang lalu masih merasa kecapekan. Sebenarnya bingung juga mau nulis apa karena keadaan saya masih seperti ini aja. Tapi, saya tetap merasa bersyukur saya masih diberi hidup oleh Allah. Semoga hidup saya berkah. Khawatirnya panjang umur tapi malah cuma bikin dosa bukannya bermanfaat buat yang lain.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap mendekati ulang tahun saya pasti memikirkan suatu keinginan. Maksudnya untuk tahun ini ulang tahunnya ngapain ya.. mau apa ya. Dan saya sempat berpikir untuk membeli kaos bergambar karakter Marvel sebagai kado buat diri saya sendiri. Sudah sempat liat-liat kaos-kaosnya di online shop tapi ya rencana memang tinggal rencana. Saya nggak jadi beli. Project saya yang lain adalah saya ingin mengkhatamkan Al Qur’an. Alhamdulillah tercapai. Saya mulai sekitar akhir bulan September dan khatam dua hari sebelum hari ulang tahun saya. Saya baca rutin tiap harinya dua kali yaitu setelah Subuh dan Maghrib. Saya terinspirasi dari seseorang yang saya sering membaca tumblrnya. Dia seorang santri dan di salah satu postingannya dia bercerita kalau dia menyambut hari kelahirannya dengan muroja’ah hafalan Qur’an bersama dengan temannya. Berhubung saya belum hafal Al Qur’an 30 Juz jadi saya mengkhatamkan Al Qur’an dengan membacanya. Semoga saya bisa sepertinya yang hafal Al Qur’an 30 Juz. Aamiin.
(Duh, saya nulis begini jadi khawatir nanti dibilang berarti kamu ngelakuin itu bukan karena Allah dong?! Ya karena Allah. Biar lebih dekat sama Allah dan sebagai wujud rasa syukur masih diberi hidup sampai dengan usia saya sekarang)
Saya merasa sedih karena saya merasa terlupakan. Karena nggak ada satupun yang ingat ulang tahun saya. Yang nge-notice ulang tahun saya cuma Twitter. Hehehe. Saya dikasih balon-balon terbang. Tapi, ya sudah sih nggak apa-apa. Karena sekarang ini semuanya sudah sibuk dengan kehidupannya masing-masing.
Do’a saya: Ya Allah… tolong bantu saya… *nangis* pengen dapat kerjaan Ya Allah…